Tips Mencegah Terjadinya Obesitas pada Anak

Tips Mencegah Terjadinya Obesitas pada Anak

Lantas Ibu mana yang tidak senang jika melihat buah hatinya makan dengan lahap ??

Sudah menjadi hukum alam bahwa setiap ibu pasti selalu menginginkan sesuatu yang terbaik bagi buah hatinya, ya termasuk salah satunya ialah selera makan yang tinggi pada buah hatinya.

Namun hati-hati bu..

Selera makan yang terlalu berlebihan pada anak terlebih jika kurang memperhatikan pola makanan apa saja yang masuk ke dalam tubuhnya juga bisa berdampak tidak baik untuk kesehatannya. Dan ya, salah satunya ialah masalah obesitas.

Oleh karena itulah, kali ini tim mujahadah.net ingin menyuguhkan berita tentang Tips Mencegah Terjadinya Obesitas pada Anak..

Hal ini ditujukan sebagai bentuk ke khawatiran dan rasa peduli kami terhadap bertambahnya angka penderita obesitas dikalangan anak-anak.

Yuk langsung di simak aja beritanya.. 😉

Obesitas merupakan suatu penyakit yang rentan terjadi pada orang dewasa maupun anak-anak, yang dikondisikan dengan tubuh mengalami kelebihan lemak negatif.

Tips Mencegah Terjadinya Obesitas pada Anak

Terungkap dalam sebuah data WHO pada tahun 2005, mengatakan bahwa 1,6 miliar orang dewasa terutama usia 15 tahun keatas akan mengalami berat badan berlebih.

Setidaknya, kurang lebih dari 400 juta orang dewasa dan 20 juta anak dibawah usia 5 tahun, akan mengalami kondisi yang serupa.

Bila tubuh sang anak mengalami obesitas, tentu akan memengaruhi kesehatan dan kembang tubuh anak. Bahkan sejumlah risiko seperti penyakit jantung, asma, kolesterol, hipertensi dan penyakit lainnya bisa terjadi dengan mudah.

Belum lagi dari dampak psikologis, akan membuat dirinya merasa percaya diri akibat postur tubuh yang kegemukan.

Mengapa obesitas bisa dialami oleh anak-anak di usia 5 tahun ke bawah? Kondisi obesitas pada anak-anak ini diduga disebabkan oleh faktor genetik atau keturunan.

Bahkan sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika, mengatakan bahwa :

“Obesitas pada anak , juga bisa disebabkan oleh 3 faktor utama. Seperti orang tua mengalami obesitas, pola tidur yang buruk, bahkan memaksa anak untuk diet juga akan mempengaruhinya.

Pasalnya, memaksa anak untuk diet dapat menyebabkan sang anak akan semakin lebih menginginkan makanan tersebut tanpa sepengetahuan kita”.

Dalam melakukan pencegahan, bagi seorang ibu tentu akan melakukan apa saja agar buah hati tidak mengalami risiko yang begitu berat.

Dan pada kesempatan kali ini, kami informasikan beberapa tips sederhana yang bisa membantu anak Anda terhindari dari risiko obesitas. Berikut tipsnya !

  • Mengajak anak untuk bermain diluar ruangan

Mencoba mendorong anak untuk bisa bermain dengan temannya, merupakan hal yang baik agar anak bisa bergerak sebebas mungkin.

Seperti bermain mobil-mobilan atau bermain dihalaman rumah merupakan suatu olahraga rekreaksi bagi tubuh anak untuk bisa bergerak hingga menurunkan sejumlah kalori, stres dan tekanan darah tinggi secara bertahap.

  • Jangan jadikan makanan sebagai hadiah

Ketika sang buah hati tengah berhasil melakukan sesuatu, kita sebagai orang tua seharusnya tidak selalu memberikan makanan sebagai hadiah.

Hal ini dilakukan untuk menjauhkan anak dari pengonsumsian makanan buruk berlebih, yang mana risiko obesitas mudah terjadi.

  • Menyusui anak selama 12 bulan

ASI merupakan makanan penting yang sangat diperlukan untuk kesehatan bayi yang masih berkembang.

Dan pastinya, pada tahap pengenalan awal makanan bernutrisi padat akan membawa anak mengalami peningkatan berat badan yang begitu cepat.

Dengan begitu, berikan ASI pada anak Anda saat usia 0-6 bulan, beri ASI+makanan pendamping ASI (MPASI) bertekstur lembut dari usia 7-9 bulan.

Beri ASI+MPASI bertekstur kasar pada saat usia 9-12 bulan dan beri ASI+makanan biasa mulai dari usia 12-24 bulan untuk memenuhi nilai gizi anak serta menyeimbangkan kebutuhan energi yang dibutuhkan..

  • Menjadi teladan yang baik

Dalam kondisi ini, sebagai orang tua seharusnya bisa mengarahkan hal-hal yang baik untuk anaknya. Hal ini disebabkan karena semakin bertambahnya usia anak, pasti akan menuruti sikap orang tuanya secara fisik maupun non fisik.

Seperti menerapkan pola hidup sehat merupakan contoh terbaik untuk mencegah anak terhindari dari risiko obesitas.

  • Menghindari anak dari makanan cokelat atau permen

Kondisi ini tentu harus dilakukan, untuk menjauhkan anak dari risiko obesitas. Mengapa cokelat bisa berisiko obesitas?

Karena didalam kakao atau cokelat mengandung kafein yang bisa membuat anak berperilaku agresif, sehingga bisa mengacaukan jadwal tidur anak.

  • Membatu anak untuk bisa menyeimbangkan makanan yang baik

Salah satu cara untuk menjauhi anak dari risiko diabetes, pastinya Anda harus bisa mengarahkan anak untuk mengkonsumsi makanan yang lebih baik lagi agar keseimbangan tubuhnya bisa terjaga. Seperti :

  • Menjauhi makanan cepat saji
  • Membatasi makanan lemak jenuh atau gula
  • Mengurangi minuman yang manis
  • Membatasi produk susu tinggi lemak
  • Menyarankan anak untuk mengkonsumsi makanan tanpa lemak seperti ikan, unggas dan kacang-kacangan
  • Mensajikan porsi makanan yang sedang (tidak berlebih).

Demikianlah tip-tips mencegah terjadinya obesitas pada anak, yang patut diteladani dan dilakukan untuk mengarahkan anak Anda agar terhindari dari risiko obesitas.

Semoga bisa membantu dan selamat beraktivitas kembali

Ada keluhan lain ? Yuk langsung konsultasikan bersama kami melalui kolom komentar di bawah ini.. 😉

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *