Penyebab Terjadinya Kanker Pankreas

Penyebab Terjadinya Kanker Pankreas

Siapa yang tidak takut, ketika mendengar kata kanker? Kanker merupakan sebuah penyakit yang dominan sulit untuk disembuhkan dan biasanya ditandai dengan pertumbuhan sel-sel secara abnormal hingga sulit untuk dikendalikan.

Secara umum, kanker memang memiliki ragam bentuk jenis seperti kanker mulut, payudara, darah, tulang dan jenis kanker lain-lainnya. Namun dari beberapa kasus, kebanyakan manusia mengalami kematian akibat mengindap kanker pankreas.

Kanker pankreas merupakan sebuah penyakit, yang disebabkan oleh tumbuhnya sel tumor atau kanker didalam  pankreas. Pankreas sendiri merupakan sebuah kelenjar besar, yang terdapat di sistem pencernaan lebih tepatnya di depan tulang belakang (diatas pusar) yang memiliki panjang sekitar 15 cm.

Dan kelenjar pankreas sendiri merupakan salah satu organ terpenting, karena memiliki dua fungsi vital yaitu melakukan proses pencernaan dan melepas enzim untuk mengurai protein agar mudah diserap oleh tubuh.

Selain itu, kelenjar pankreas juga memiliki peranan lain untuk memproduksi hormon insulin yang berfungsi untuk menormalkan kadar glukosa dalam darah.

Gejala Penyakit Kanker Pankreas

Dari beberapa kasus, kelenjar pankreas ternyata tidak memiliki gejala awal secara spesifik. Namun secara perlahan, sebagian orang telah terjangkit dengan masalah ini tanpa sepengetahuan mereka. Tentu kondisi ini akan membuat mereka merasa tersiksa, padahal mereka telah melakukan pola hidup yang begitu benar.

Dan berikut ini, kami paparkan beberapa gejala yang akan manjadi tanda bahwa Anda tengah mengalami kanker pankreas. Gejala-gejala tersebut seperti :

  • Sering demam tinggi
  • Gatal-gatal
  • Diabetes
  • Mual dan muntah
  • Berat badan menurun
  • Gangguan pencernaan
  • Hilangnya selera makan
  • Darah akan cepat menggumpal
  • Adanya perubahan pola buang air besar

Penyebab Kanker Pankreas

Dibalik perkembangan penyakit, pasti ada beberapa penyebab yang membuat kanker pankreas semakin parah. Meski beberapa alasan, penyebab kanker pankreas belum diketahui secara detail.

Namun beberapa faktor seperti obesitas, kanker kolon nonpolyposis herediter, diabetes dan sindrom kanker ovarium bisa menjadi risiko utama kanker pakreas menjadi meningkat.

Begitu dengan mereka yang sering merokok, riwayat genetik diabetes dan usia diatas 75 tahun, bisa menjadi alasan kanker pankreas terjadi dengan sangat mudah.

Prognosa atau Diagnosis

Memang penyakit kanker ini, memerlukan banyak tes untuk menghasilkan diagnosis yang sempurna. Karena itu, dokter sangat mewajibkan penderita harus melakukan beberapa tahap agar risiko yang ditimbulkannya tidak semakin meningkat. Berikut langkah-langkahnya :

  • Melakukan pemeriksaan fisik berfungsi untuk menunjukan sebuah tanda kanker berupa benjolan dibawah kulit, pembengkakan dan perubahan warna kulit.
  • Melakukan tes laboratorium, biasanya dilakukan dengan tes urine atau darah untuk memastikan kondisi tubuh yang abnormal.
  • Tes pencitraan berfungsi untuk melihat organ dalam dan tulang tanpa operasi. Tes ini biasanya menggunakan alat berupa scan tulang, CT scan, Rontgen, ulrasound, PET scan dan MRI.
  • Biopsi berfungsi untuk mengambil sampel jaringan, yang diduga mengalami kanker. Lalu diamati di laboratorium menggunakan mikroskop. Melalui alat itu, struktur jaringan akan diamati untuk menentukan seseorang terkena kanker pankreas atau tidak.

Lantas, pengobatan apa saja untuk kanker pankreas yang terbilang ganas?

Metode umum yang sering digunakan, jika kanker pankreas sudah distadium akhir. Biasanya dokter akan memilih beberapa cara, untuk menurunkan tingkatan keganasan kanker tersebut. Caranya seperti :

  • Melakukan pembedahan : bertujuan untuk menghilangkan jaringan-jaringan kanker yang telah tumbuh sebisa mungkin.
  • Radioterapi : bertujuan untuk membunuh sel-sel kanker dengan mengunakan sinar energi tinggi.
  • Tranplantasi sel peunca (steam cell) : bertujuan unntuk mengganti sumsum tulang yang mengalami keganasan, hingga akan memberikan peluang lebih bagi dokter untuk menggunakan kemoterapi dengan dosis yang lebih tinggi.
  • Kemoterapi : akan membantu kanker untuk mati dengan menggunakan senyawa-senyawa kimia dalam bentuk obat.
  • Terapi hormon : bertujuan untuk menurunkan kadar hormon yang dapat memicu pertumbuhan sel/jaringan kanker.
  • Imunoterapi : bertujuan untuk meningkatkan sistem daya tahan tubuh, hingga sel kanker bisa mati dan tidak bisa menyebar kembali.
  • Terapi obat : sebuah obat-obatan yang ditargetkan untuk merusak sel abnormal (kanker) tanpa merusak jaringan yang sehat lainnya.

Sekian dari artikel kami tentang penjelasan penyakit kanker pankreas, semoga menambah ilmu pengetahuan Anda

Sumber

    Temilola Waliu Globalwalyy: “Pancreatic Cancer Causes, Prognosis And Treatment”. Tersedia pada: https://healthsaveblog.com/pancreatic-cancer-causes/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *