Berikut 5 Tips Melahirkan Secara Normal Tanpa Jahitan

Berikut 5 Tips Melahirkan Secara Normal Tanpa Jahitan

Selamat datang kembali di Mujahadah.NET . Situs yang menyajikan informasi menarik seputar dunia kesehatan yang bermanfaat dan rugi jika dilewatkan 😉

Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan informasi khusus untuk Mom’s yang sekarang sedang mengandung buah hati tercinta. Sebab, kami akan membahas Tips Melahirkan Secara Normal Tanpa Jahitan .

Hmm.. Apa saja ya tips nya? Yuk baca artikelnya sampai akhir ya !

Melahirkan adalah proses yang sangat dinantikan oleh wanita yang sedang mengandung. Melalui proses tersebut sang ibu akan bisa melihat sang buah hati yang sudah dikandung selama 9 bulan lamanya.

Berbagai proses persalinan pun tersedia dari yang normal sampai operasi caesar. Namun melahirkan normal pun tidak selamanya lancar.

Ada suatu kondisi yang sering dihadapi oleh wanita yang akan melahirkan. Yaitu vagina robek yang disebabkan oleh bayi yang bergerak ke perineum yang terjadi selama persalinan.

Pernieum sendiri merupakan kulit vagina yang terletak antara vagina dan anus. Ketika perineum ini belum meregang dengan sempurna, dorongan yang berasal dari bayi dapat membuatnya robek.

Nah robekan inilah yang nantinya akan dijahit supaya kondisi perineum dapat normal kembali. Namun jahitan akibat robekan perineum ini ternyata dapat dihindari.

Yakni dengan melakukan 5 tips yang dapat membantu proses persalinan normal tanpa jahitan, diantaranya:

  1. Mempersiapkan kondisi tubuh menjelang proses persalinan

Menjelang proses persalinan menang banyak yang harus dipersiapkan baik secara fisik maupun mental. Secara fisik Anda hanya perlu melakukan olahraga supaya melancarkan sirkulasi darah.

Selain itu, olahraga juga dapat merangsang keelastisan kulit. Biasanya para wanita hamil disarankan untuk melakukan olahraga kegel yang mampu memperkuat otot-otot yang ada di panggul yang sangat berguna untuk proses persalinan kelak.

Yang tak kalah penting dari olahraga adalah asupan makanan. Mengonsumsi makanan sehat tentunya sangat penting untuk memastikan kebutuhan nutrisi yang diperlukan tubuh.

Terutama nutrisi yang baik dan dapat mendukung kesehatan kulit maupun otot. Sehingga dapat membantu otot perineum untuk melahirkan dan mempercepat pemulihan setelah melahirkan.

  1. Pijat Perineum

Melakukan pijat perineum bisa menjadi salah satu persiapan yang dapat dilakukan sebelum proses persalinan. Keuntungan melakukan pijat perineum adalah sang ibu memiliki resiko yang rendah mengalami robeknya perineum tersebut.

Pijat ini berlaku untuk semua wanita tetapi wanita yang baru pertama kali melahirkan sering sekali mengalami robekan tersebut. Pijatan ini juga dapat mencegah episiotomi atau gunting vagina.

Dengan pijatan tersebut para ibu lebih percaya diri  karena mampu bagian perineumnya mampu meregang dengan maksimal ketika melahirkan. Sebelum melakukan pijat perium sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu ke dokter kandungan Anda.

Biasanya ibu yang mengidap herpes aktif tidak dianjurkan untuk melakukan pijat perineum. Dikarenakan virusnya beresiko tinggi untuk menyebar ke seluruh kelamin bahkan dapat membahayakan sang bayi.

Cara melakukan pijat perineum :

Pijat perineum biasanya dilakukan pada saat usia kehamilan menginjak 35 minggu. Berikut ini adalah beberapa hal yang harus dilakukan apabila Anda ingin mempraktekan pijat perineum:

  • Kompres bagian perineum dengan air hangat selama 5-10 menit.
  • Apabila sebelumnya sudah terdapat robekan, fokuslah untuk memijat area tersebut.
  • Pijatan bisa dilakukan menggunakan ibu jari apabila pijatan dilakukan sendiri.
  • Posisi yang dianjurkan adalah setengah berbaring.
  • Gunakan minyak vitamin E, minyak sayur murni, atau pelumas vagina yang larut air.
  • Lalu pijat bagian perineum.
  • Dengan tekanan yang konstan pijat perineum ke arah jam3 kemudian ke arah jam 9.
  • Lakukan hal yang sama sampai Anda rasakan sensasi hangat.
  • Pijat Perneum bisa dilakukan minimal 5-10 menit.
  • Ketika memijat, bayangkan bahwa perineum Anda berubah menjadi semakin lentur. Dengan bantuan sugesti tersebut, dapat membantu perineum Anda menjadi lebih lentur.
  • Tidak disarankan untuk memijat area tersebut terlalu keras.
  • Pijatan juga dapat dilakukan kearah luar perineum sama halnya ketika sang bayi aan keluar.
  • Setelah melakukan pijatan perineum di bagian dalam, sekarang beralih kebagian luar.
  • Letakan dua sampai tiga jari pada dibagian tengah perineum.
  • Tarik kearah atas ke daerah pertemuan antara pertemuan panggul kiri dan kanan di bagian depan tubuh.
  • Letakan ibu jari pada garis tengah peruneum dan tekan.
  • Setelah itu kompres lagi dengan air hangat apabila pijatan sudah selesai.

Pastikan untuk menjaga kebersihan tangan sebelum melakukan pijatan tersebut.

  1. Memilih posisi yang tepat saat persalinan

Banyak yang tak menyadari bahwa posisi saat melakukan persalinan juga berpengaruh pada robeknya vagina.

Ketika Anda berbaring sambil mengangkat kaki dan posisi setengah berbaring akan menyebabkan tekanan pada tulang ekor dan perineum.

Sehingga resiko vagina robek pun semakin tinggi. Intinya carilah posisi yang paling nyaman ketika akan melahirkan.

  1. Mengatur pernapasan dan memerhatikan waktu mengejan

Mengatur pernapasan sebelum mengejan adalah cara terbaik untuk mendorong bayi Anda secara maksimal.

Tetap tenang dan tidak terlalu buru-buru serta mengikuti arahan dokter supaya proses pengeluaran bayi dapat berjalan lancar. Ketika Anda mengejan diluar arahan dokter resiko robeknya perineum akan semakin tinggi.

Mengejan sambil menahan napas juga tidak baik karena dapat mengurangi pasokan oksigen yang dibutuhkan tubuh dan bayi Anda.

Lebih buruknya lagi kondisi tersebut dapat menghambat aliran darah balik yang bisa menyebabkan pembangkakan.

Dari pada mengejan sambil menahan napas, apabila ingin mencegah robekan perineum sebaiknya Anda mengeluarkan napas secara perlahan.

  1. Kompres dengan air hangat

Ketika bayi turun dan akan keluar, mengompres dengan air hangat mungkin dapat membantu resiko robeknya vagina.

Sensasi hangat dari kompresan tersebut mampu meningkatkan aliran darah ke perineum dan mengendurkan otot pada vagina. Mengompresnya dengan air hangat juga efektif untuk mengurangi rasa sakit.

Jadi jangan khawatir terlebih lagi untuk para ibu yang pertama kali melahirkan. Dengan melakukan tips diatas dapat membantu melancarkan proses persalinan tanpa jahitan.

Setelah Anda melakukan persiapan baik fisik atau pun mental, Anda juga wajib mengikuti arahan dokter atau pun bidan yang mendampingi proses persalinan Anda kelak.

Itulah beberapa tips yang bisa Anda lakukan jika ingin melahirkan normal tanpa jaitan. Semoga bermanfaat !

Untuk Anda yang ingin berkonsultasi mengenai masalah kehamilan atau kesehatan lainnya. Anda bisa menuliskan pendapat Anda atau keluhan Anda di kolom komentar  di bawah 😉

Sumber

    https://hellosehat.com/kehamilan/melahirkan/melahirkan-normal-tanpa-jahitan-vagina-robek/

    https://hellosehat.com/kehamilan/melahirkan/pijat-perineum-mencegah-vagina-robek-saat-melahirkan/

    https://www.haibunda.com/kehamilan/d-4008980/cara-lakukan-pijat-perineum-agar-persalinan-terasa-nyaman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *