Dampak Merokok Selama Kehamilan

Dampak Merokok Selama Kehamilan

Sejatinya, setiap orang pasti tahu akan selogan bahwa “rokok membunumu“. Sudah bukan menjadi rahasia umum lagi, namun tetap saja selogan tersebut tak mampu menghentikan keinginan para penggemar rokok untuk menghisapnya.

Dan yang lebih mengkhawatirkan lagi ialah ternyata jumlah pecinta rokok tersebut semakin bertambah bahkan di kalangan anak-anak dan juga wanita termasuk wanita hamil.

Padahal dari selogan diatas, kita semua dapat menyimpulkan bahwa rokok itu adalah pembunuh berdarah dingin. Ya, dia akan membunuh secara perlahan dan bertahap.

Lantas ko masih ada aja ya, yang mau berteman dengan pembunuh ??

Untuk itu, kali ini sahabat mujahadah.net akan kami suguhkan informasi perihal Dampak Merokok Selama Kehamilan. Agar sahabat lebih tau apa saja sih efek buruk merokok selama kehamilan.

Yuk langsung check result aja.. 😉

Asap rokok mengandung lebih dari 4000 bahan kimia, termasuk bahan-bahan yang sangat berbahaya seperti sianida, timah dan setidaknya mengandung 60 komponen yang dapat menyebabkan kanker.

Ketika Anda merokok selama kehamilan, racun tersebut akan masuk kedalam aliran darah yang mana menjadi satu-satunya sumber untuk bayi Anda dalam mendapatkan suplai oksigen dan nutrisi.

Tidak ada satu pun dari 4000 bahan kimia yang memberi manfaat yang baik untuk tubuh, ada dua komponen yang sangat berbahaya: nikotin dan karbon moniksida.

“Dua racun ini terhitung menjadi penyebab dari hampir setiap komplikasi pada wanita yang merokok pada saat hamil.”

Ungkap Spesisalis Kandungan dan Kebidanan James Christmas direktor dari Maternal Fetal Medicine for Commonwealth Perinatal Associates at Henrico Doctors’ Hospital di Richmond, Virginia.

Komplikasi yang paling serius dari merokok ini termasuk keguguran, kelahiran prematur dan berat badan rendah sang bayi.

Kondisi ini dapat digambarkan sebagai fakta bahwa nikotin dan karbon monoksida bekerja sama untuk mengurangi suplai okigen yang dibutuhkan bayi Anda.

Nikotin bekerja dengan mencegah masuknya oksigen dengan mempersempit pembuluh darah dalam tubuh Anda, termasuk pada tali pusar.

Hal ini seperti memaksa bayi Anda untuk bernapas melalui sedotan kecil.. Untuk membuat keadaan semakin buruk, sel darah merah yang membawa oksigen mulai membawa molekul karbon dioksida sebagai gantinya.

Secara tiba-tiba, saluran sempit ini bahkan tidak dapat memiliki kandungan oksigen yang banyak seperti seharusnya.

Dampak Merokok Selama Kehamilan

Kekurangan oksigen dapat memberi pengaruh buruk pada pertumbuhan dan perkembangan bayi Anda.

Rata-rata, merokok selama kehamilan 2 kali lipat meningkatkan kesempatan untuk sang bayi lahir lebih awal atau sang bayi memiliki bobot kurang dari 5,5 ponds pada saat lahir.

Merokok juga 2 kali lipat lebih bersiko mengakibatkan keguguran.

Setiap rokok yang Anda hisap dapat meningkatkan resiko pada kehamilan Anda. Beberapa batang rokok dalam sehari mungkin lebih aman dari mengonsumsi satu bungkus, tetapi perbedaannya tidak sebesar yang Anda pikirkan.

Tubuh perokok sangat sensitif pada penggunaan dosis pertama dari nikotin perharinya.

Bahkan satu atau dua batang rokok saja akan dengan signifikan mempersempit pembuluh darah. Itulah sebabnya, kebiasaan “kecil” ini dapat memberikan efek besar pada kesehatan bayi Anda.

Bagaimana Merokok berpengaruh pada Bayi Anda?

  • Bobot Badan

Rata-rata, kebiasaan mengonsumsi satu bungkus rok selama kehamilan akan mengurangi sekitar setengah pound dari berat lahir bayi Anda.

Menghisap 2 bungkus rokok sehari selama kehamilan dapat membuat bayi Anda memiliki bobot lebih besar atau lebih ringan.

Meskipun sebagian wanita mungkin menerima prospek melahirkan bayi yang lebih kecil, memperpendek pertumbuhan bayi dalam kandungan dapat memberikan dampak buruk yang seumur hidup.

  • Tubuh dan paru-paru

Bayi yang memiliki bobot kecil cenderung memiliki tubuh yang tidak berkembang. Paru-paru mereka mungkin tidak siap untuk bekerja sendiri.

Yang memungkinkan mereka untuk menghabiskan waktu berhari-hari atau berminggu-minggu pertama dengan penggunaan respirator.

Setelah mereka bernapas dengan sendirinya (atau bakan jika mereka melakukannya sejak awal), bayi ini mungkin akan memiliki gangguan pernapasan yang berkelanjutan.

Karena pertumbuhan paru-paru yang tertunda dampak merugikan lainnya yang berasal dari nikotin.

Anak yang memiliki yang merokok selama masa kehamilan rentan mengidap masalah pernapasan terutama asma atau bahkan 3 kali lebih beresiko mengalami sindrom kematian bayi mendadak (SIDS).

Ibu sang bayi yang di trimester pertama pada kehamilan, lebih memungkinkan sang bayi mengalami cacat jantung saat lahir.

Di sebuah Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat, yang menerbitkan studi pada februari 2011.

Resiko bayi-bayi memiliki beberapa jenis kelainan bawaan yang 20-70% lebih tinggi daripada bayi yang memiliki ibu yang tidak merokok.

Kelainan tersebut berupa penyumbatan aliran darah dari sisi kanan jantung ke dalam paru-paru dan membuka diantara ruang teratas jantung.

  • Fungsi Otak

Merokok selama kehamilan dapat membuat bayi Anda memiliki efek yang permanen pada otakya.

Anak-anak dari ibu yang merokok selama kehamilan, kemungkinan besar membuat sang anak memiliki gangguan belajar, gangguan prilaku dan relatif memiliki IQ yang rendah.

Oleh sebab itu jauhilah rokok sekarang juga. Bukan hanya untuk para ibu hamil melainkan semua orang yang masih mempunyai kebiasaan merokok.

Kandungan senyawa kimia dan racun di dalamnya memberikan efek yang benar-benar negatif sehingga akan sangat merugikan kesehatan tubuh.

Itulah sekilas informasi perihal dampak merokok pada masa kehamilan.

Ada pertanyaan ? Tak usah sungkan, yuk langsung save your question pada kolom komentar di bawah ya.. 😉

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *