Gejala Kehamilan – Definisi dan Penyakit Terkait

Gejala Kehamilan - Definisi dan Penyakit Terkait

Hallo selamat datang kembali di Mujahadah.NET. Kami kembali lagi untuk memberikan informasi kesehatan yang sangat penting untuk disimak.

Kali ini kita akan membahas tentang Gejala Kehamilan – Definisi dan Penyakit Terkait.

Nah untuk para pengantin baru, wajib tahu ini sebenarnya gejala kehamilan itu seperti apa? Dan bagaimana itu bisa terjadi.

Langsung saja yuk kita bahas sama-sama ulasannya berikut ini.

Gejala kehamilan adalah tanda yang muncul tegrgantung pada waktu kehamilan terjadi. Pada trimester pertama, tanda kehamilan yang paling sering disadari adalah telat datang bulan.

Apabila wanita aktif secara seksual dan waktu datang bulan terlewat selama satu minggu bisa jadi itu adalah salah satu dari tanda kehamilan.

Gejala kehamilan awal juga meliputi kondisi payudara yang membengkak dan sakit serta terkadang diiringi dengan mual dan muntah.

Morning sicknes tidak selalu terjadi di pagi hari. Banyak wanita yang merasa kelelahan di awal kehamilan dan mungkin beberapa dari meraka merasakan perut kembung.

Pada awal kehamilan, wanita mungkin merasa bahwa ia menjadi sering buang air kecil terutama pada malam hari.

Tak hanya itu, saja urin dapat keluar dengan tidak sengaja saat mereka bersin, batuk ataupun tertawa. Namun tak perlu khawatir, karena keadaan itu normal pada ibu hamil.

Adanya ciri perubahan lain yang menajdi gejala kehamilan kehamilan ialah warna areola menjadi lebih gelap (area disekitar puting), meningkatnya suhu tubuh dan munculnya topeng kehamilan (penggelapan kulit dahi, area hidung dan tulang pipi).

Untuk lebih memahami gejalanya mari kita bahan satu per satu gejala kehamilan yang sering muncul.

  • Telat datang bulan

Jika Anda berada dalam masa subur dan Anda waktu menstruasi Anda terlewat satu minggu atau lebih, maka besar kemungkinan Anda hamil.

Namun gejala ini juga bisa mengindikasikan bahwa Anda memiliki siklus menstruasi yang tidak lancar.

  • Pembengkakan payudara

Pada awal kehamilan perubahan hormon mungkin membuat payudara menjadi sensitif dan terasa nyeri.

Rasa tidak nyaman tersebut akan menurun setelah beberapa hari ketika tubuh Anda mulai  menyesuaikan perubahan hormon tersebut.

  • Mual tanpa muntah

Perlu diketahui bahwa morning sickness dapat menyerang siang dan malam. Dan sering mulai dirasakan pada usia satu bulan setelah Anda dinyatakan hamil.

Namun beberapa wanita merasa mual lebih awal dan beberapa diantaranya tidak pernah mersakannya.

Sementara penyebab mual selama kehamilan masih tidak pasti, namun hormon kehamilan mungkin memainkan perannya dalam kondisi ini.

  • Frekuensi buang air kecil yang meningkat

Anda mungkin menyadari bahwa Anda mengalami buang air kecil yang lebih sering dari biasanya.

Jumlah darah dalam tubuh akan meningkat selama kehamilan dan menyebabkan ginjal memproduksi cairan berlebih dan menyebabkan jumlah urin menjadi meningkat.

  • Kelelahan

Kelelahan juga menempati urutan tertinggi dalam gejala awal kehamilan. Selama awal kehamilan hormon progesteron meningkat dan menyebabkan Anda sering merasa ngantuk.

Penyakit yang Berkaitan dengan Gejala Kehamilan

  1. Anemia

Anemia adalah kondisi dimana tubuh memiliki jumlah sel darah merah yang rendah. Mengobati penyebab yang mendasari anemia akan membantu mengembalikan jumlah sel darah merah menjadi normal.

Wanita yang menderita anemia dan berkaitan dengan kehamilan mungkin akan merasa lelah dan lemah. Kondisi ini dapat diatasi dengan mengonsumsi suplemen zat besi dan asam folat.

  1. Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Infeksi saluran kemih adalah jenis infeksi bankeri yang terjadi di saluran kemih. Gejala yang ditimbulkan antara lain :

  • Nyeri atau merasakan sensasi terbakar saat ke kamar mandi
  • Demam, lelah dan gemetar
  • Sering pergi ke kamar mandi
  • Adanya tekanan di perut bagian bawah
  • Urin berbau tidak sedap atau terlihat keruh atau kemerahan
  • Mual atau nyeri punggung

Jika Anda merasa mengalami infeksi saluran kemih, penting untuk memeriksakannya ke penyedia layananan kesehatan. Mereka mungkin akan menguji sampel urin Anda.

Pengobatan dengan antibiotik mungkin dapat membunuh infeksi dan membuat kondisi menjadi lebih baik dalam satu atau dua hari.

Beberapa wanita membawa bakteri tersebut dari kandung kemih tanpa memunculkan gejala apapun.

  1. Kondisi kesehatan mental

Beberapa wanita mengalami depresi selama atau setelah kehamilan. Adapun gejala-gejala yang ditimbulkan antara lain :

  • Menurunnya suasana hati
  • Hilangnya minat dalam melakukan sesuatu yang menyenangkan
  • Perubahan nafsu makan, tidur dan energi
  • Adanya permasalahan dalam berpikir, konsentrasi dan mengambil keputusan
  • Merasa tidak berharga, merasa malu dan merasa bersalah
  • Memiliki pemikiran bahwa hidup itu tidak layak untuk dijalani

Apabila sejumlah gejala-gejala ini terjadi bersamaan dan berlangsung selama lebih dari satu atau dua minggu pada satu waktu maka hal ini bisa mengindikasikan idepresi.

Depresi selama masa kehamilan dapat menyulitkan wanita untuk menjaga dirinya sendiri dan sang bayi yang belum lahir.

  1. Tekanan darah tinggi (hipertensi)

Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dan bersifat kronis sebelum kehamilan dapat menyebabkan ibu hamil dan bayinya beresiko mengalami masalah.

Hal ini ternayata berkatian dengan peningakatan resiko komplikasi yang berhubungan dengan sang ibu seperti preeklamsia.

Yang merupakan abrupsi plasenta (terjadi ketika plasenta terpisah dari dinding uterus). Selain itu kondisi ini juga berkaitan dengan diabetes gestational.

Wanita-wanita ini juga harus mengahadapi resiko tinggi mengalami proses kalahiran yang buruk seperti kelahiran prematur, memiliki bayi yang kecil untuk usia kehamilannya dan kematian bayi.

Hal yang paling penting untuk mencegah kondisi ini adalah membicarakan permasalahan yang dimiliki dengan dokter Anda sehingga mereka bisa mengambil keputusan, pengobatan apa yang dibutuhkan.

  1. Obesitas dan meningkatnya berat badan

Penelitian baru-baru ini menyarankan bahwa wanita yang memiliki berat badan berlebih sebelum hamil, mereka memiliki resiko terbesar untuk mengalami komplikasi kehamilan.

Diantara komplikasi tersebut meliputi preeklamsia, kelahiran mati dan kelahiran caesar.

  1. Infeksi

Selama kehamilan bayi Anda terlindungi dari berbagai penyakit, seperti flu.

Tetapi beberapa infeksi dapat memabayakan sang ibu atau anaknya atau bahkan keduanya.

Langkah mudah seperti mencuci tangan dan menghindari makanan tertentu, dapat membantu melindungi Anda dari beberapa infeksi.

Anda tidak akan selalu mengetahui jika Anda terkena infeksi, bahkan ada beberapa jenis infeksi yang tidak menyebabkan rasa sakit.

  1. Infeksi HIV, virus hepatitis, penyakit kelamin dan tuberkulosis

Infeksi HIV, virus hepatitis, penyakit kelamin dan tuberkulosis dapat memperumit proses kehamilan dan mungkin memiliki konsekuensi serius pada beberapa ibu hamil.

Screening dan pengobatan untuk infeksi ini seperti vaksinasi mampu melawan virus seperti hepatitis B dan human papillomavirus yang dapat memberikan pengaruh buruk selama kehamilan.

  1. Hiperemesis Gravidarum

Banyak wanita yang mengalami mual dan muntah atau “morning sickness” terutama selama 3 bulan pertama kehamilan.

Penyebab mual dan muntah selama kehamilan diyakini berkaitan dengan darah yang meningkat dengan cepat dari hormon yang disebut dengan HCG (human chorionic gonadotropin), yang dilepaskan oleh placenta.

Namun Hiperemesis Gravidarum dapat terjadi ketika terjadi mual dan muntah yang parah selama kehamilan  dan lebih ekstrem dari “morning sickness”.

Kondisi ini dapat menyebabkan penurunan berat badan dan dehidrasi yang mungkin memerlukan perawatan intensif.

Memeriksakan kondisi tubuh sangatlah penting terutama jika Anda sudah merasakan beberapa gajala kehamilan atau sudah dinyatakan positif hamil.

Dengan pemeriksaan dini, sejumlah penyakit yang mungkin bersarang dalam tubuh Anda mungkin dapat dideteksi sehingga pengobatan pun dapat dilaksanakan secepatnya.

Sumber

    https://www.cdc.gov/reproductivehealth/maternalinfanthealth/pregnancy-complications.html

    https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/getting-pregnant/in-depth/symptoms-of-pregnancy/art-20043853

    https://www.medicinenet.com/script/main/art.asp?articlekey=24926

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *