Ibu Hamil – Definisi dan Penyakit Terkait

Ibu Hamil - Definisi dan Penyakit Terkait

Sobat Mujahadah.NET sudah pada tahu dong kalau kehamilan merupakan sesuatu yang diidam-idamkan setiap wanita.

Melalui proses selama kehamilan buah hati Anda tumbuh kembang dalam rahim sang ibu sebelum akhirnya lahir kedunia.

Namun sebenarnya kehamilan itu tidak selamanya berjalan lancar. Ada beberapa kondisi yang sering kali berkaitan erat dengan wanita hamil.

Maka dari itu tim redaksi kami telah merangkung mengenai Ibu Hamil – Definisi dan Penyakit Terkait. Penasaran seperti apa pembahasannya, yuk langsung kita simak sama-sama.

Secara istilah kehamilan diartikan sebagai suatu kondisi dimana seorang wanita membawa embrio yang sedang berkembang atau janin dalam tubuhnya.

Kondisi ini dapat ditunjukan oleh hasil positif melalui test urin, tes darah, ultrasound, detak jantung janis dan X-ray.

Kehamilan berlangsung selama sekitar 9 bulan, dihitung dari tanggal menstruasi terakhir seorang wanita.

Selama kehamilan ibu hamil akan melewati 3 trimester dengan 3 bulan setiap trimesternya.

Selama trimester pertama janin mengalami diferensiasi sel dan merupakan tugas yang paling penting.

Sehingga jika selama periode ini terjadi sesuatu yang membahayakan maka ibu hamil berpotensi mengalami keguguran atau kecacatan serius.

Selain itu janin yang masih berusia trimester pertama biasanya tidak memiliki kesempatan bertahan hidup di luar rahim meskipun ia mendapatkan perawatan rumah sakit terbaik. Sistem-sitemnya akan tidak berkembang.

Pada trimester pertama ini juga dikatakan bahwa beberapa wanita mengalami “morning sickness” yang merupkan bentuk rasa mual yang biasanya terjadi dalam kurun waktu satu jam.

Pada trimester ke dua, janin mengalami serangkaian perkembangan yang luar biasa. Bagian fisiknya tumbuh menjadi sangat berbeda.

Dengan perawatan medis yang baik, janin yang berusia trimester kedua dan lahir secara prematur setidaknya memiliki kemungkinan untuk bertahan hidup.

Meskipun perkembangannya tertunda dan beresiko mengalami kecacatan yang lainnya.

Pada trimester ke tiga, janin memasuki tahap akhir dari serangkaian persiapan untuk kelahiran. Trimester ke tiga membuat si ibu akan mengalami peningkatan berat badan dengan cepat.

Ketika mendekati proses persalinan, mungkin akan para ibu akan merasakan rasa tidak nyaman ketika janin bergerak ke posisi di bawah perut sang ibu. Selama hari-hari terakhir, rasa tidak nyaman akan semakin menjadi-jadi dan berlanjut.

Meskipun laporan lain mengatakan bahwa kondisi ini dapat meningkatkan energi sebelum kelahiran. Kehamilan akan berakhir ketika proses persalinan dimulai.

Kondisi dan Penyakit yang Berkaitan dengan Ibu Hamil

  • Pegal-pegal

Ketika rahim Anda berkembang, Anda mungkin merasa pegal dan nyeri di bagian punggung, perut, selangkanan dan paha.

Banyak wanita juga mengalami sakit punggung dan sakit didekat tulang panggul karena tekanan dari kepala bayi, meningkatkanya berat bdan dan melonggarnya persendian.

Beberapa wanita hamil juga mengeluhkan nyeri pada punggung bagian bawah, kaki bagian bawah sampai lutut hingga kaki.

Kondisi ini dinamakan sciatica, yang diperkirakan terjadi ketika rahim menekan syaraf sciatic.

  • Perubahan pada payudara

Payudara ibu yang sedang hamil dapat meningkat, salah satunya dalam hal ukuran selama kehamilan.

Hal ini dikarenakan perubahan hormon yang akan menyebabkan paydara Anda menjadi lebih besar.

Keadaan ini adalah upaya persiapan sebelum menyusui. Payudara Anda akan terasa penuh dan berat.

Pada trimester ketiga, beberapa wanita hamil mulai mengeluarkan kolostrum dari payudara mereka. Kolostrum adalah susu pertama yang diproduksi untuk sang bayi.

Tampilannya pekat dan kekuningan serta mengandung antibodi yang melindungi bayi yang baru lahir dari serangan infeksi.

  • Konstipasi atau Sulit buang air besar

Banyak ibu hamil yang mengeluhkan mengenai konstipasi. Gejala konstipasi ini ditandai dengan feses yang kering dan keras, buang air besar yang kurang dari 3 kali per minggunya.

Tak hanya itu, konstipasi juga ditandai dengan pergerakan usus yang menyakitkan.

Kadar hormon yang tinggi selama kehamilan dapat memperlambat pencernaan dan relaksasi otot dalam usus yang membuat banyak ibu hamil mengalami konstipasi.

Serta, tekanan uterus yang meluas pada usus juga dapat berkontribusi pada konstipasi.

  • Pusing

Pusing adalah salah satu hal yang sering dirasakan ibu hamil selama kehamilan. Sementara pingsan masih jarang tetapi bisa terjadi bahkan pada beberapa ibu hamil yang sehat sekalipun.

Ada banyak alasan mengapa gejala ini sering terjadi. Pertumbuhan pembuluh darah yang lebih banyak selama kehamilan awal.

Tekanan uterus yang meluas sampai ke pembuluh darah dan kebutuhan tubuh akan makanan yang meningkat bisa saja membuat ibu hamil merasa pusing.

  • Kelelahan dan gangguan tidur

Selama kehamilan, Anda mungkin akan merasa lelah bahkan setelah mendapatkan tidur yang cukup. Banyak wanita yang menyadari bahwa mereka merasa lelah dalam trimester pertama.

Jangan khawatir, kondisi tersebut memang normal! Ini aalah cara tubuh memberitahu bahwa Anda membutuhkan istirahat lebih.

Pada trimester kedua, kelelahan biasanya tergantikan dengan kondisi tubuh yang sehat dan bernergi.

Tetapi pada trimester ke tiga, rasa lelah muncul lagi. Ketika kandungan semakin besar, tidur mungkin menjadi lebih sulit.

Pergerakan bayi, frekuensi pergi ke kamar mandi yang lebih sering dan peningkatan metabolisme tubuh mungkin dapat mengganggu tidur Anda. Kram kaki juga dapat mengganggu tidur malam yang berkualitas.

  • Heartburn dan gangguan pencernaan

Hormon dan tekanan dari perkembangan uterus dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan heartburn. Hormon kehamilan memprlambat otot saluran pencernaan.

Sehingga makanan cenderung bergerak melambat dan pencernaan juga menjadi lamban. Hal ini menyebabkan banyak wanita merasa kembung.

Hormon juga dapat merelaksasi katup yang memisahkan esofagus dari perut. Sehingga menyebabkan makanan dan asam kembali dari perut ke esofagus.

Makanan dan asam menyebabkan sensasi terbakar dan merupakan gejala dari heartburn.

Ketika bayi Anda menjadi lebih besar, rahim akan mendorong perut sehingga membuat para ibu hamil sering merasakan mulas.

  • Wasir selama hamil

Wasir adalah pembuluh darah pada rektum yang membengkak dan menonjol. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa gatal, nyeri dan perdarahan.

Hampir 50% wanita hamil mengalami wasir. Wasir adalah hal yang umum selama masa kehamilan dan terjadi karena banyak alasan.

Selama kehamilan volume dara meningkat tajam, yang dapat menyebabkan pembuluh darah semakin membesar.

Rahim yang membesar juga memberi tekanan pada pembuluh darah dalam rektum. Serta, konstipasti dapat memperburuk kondisi wasir.

  • Gatal-gatal

Hampir 20% ibu hamil merasakan gatak-gatal selama kehamilan. Biasanya rasa gatal ini dirasakan di perut.

Selain itu rasa gatal yang disertai dengan kemerahan ini muncul pada telapak tangan dan juga kaki.

Hormon kehamilan dan peregangan kulit mungkin menjadi penyebab paling utama dari rasa tidak nyaman yang dirasakan. Biasanya gatal-gatal tersebut menghilang setelah melahirkan.

  • Kram kaki

Di waktu berbeda selama masa kehamilan, Anda mungkin mengalami kejang otot secara tiba-tiba pada kaki.

Kram kaki ini biasanya terjadi dimalam hari, hal ini dapat terjadi karena ada perubahan pada cara tubuh memproses kalsium.

  • Morning sickness

Pada trimester pertama perubahan hormon dapat menyebabkan mual dan muntah.

Dan sering disebut sebagai “morning sickness”, meskipun ini dapat terjadi kapan saja sepanjang waktu. Morning sickness biasanya berkurang pada trimester kedua.

  • Masalah pada hidung

Mimisan dan hidung tersumbat adalah hal yang umum selama kehamilan. Kondisi ini disebabkan oleh peningkatan jumlah darah dalam tubuh dan aktivitas hormon pada jaringan hidung.

  • Tangan kesemutan atau mati rasa

Bengkak, kesemuatan dan mati rasa pada jari tangan disebut dengan carpal tunnel syndrome yang dapat terjadi selama kehamilan.

Gejala-gejala tersebut terjadi karena adanya pembankakan jaringan di bagian sempit pada pergelangan tangan. Kondisi tersebut dapat hilang setelah melahirkan.

  • Stretch marks dan perubahan kulit

Stretch marks adalah garis berwarna merah, pink atau pun coklat yang sering muncul di permukaan kulit.

Stretch marks paling sering muncul di paha, bokong, perut dan payudara. Bekas luka ini disebabkan peregangan pada kulit dan biasanya muncul di paruh kedua kehamilan.

Beberapa wanita menyadari perubahan kulit lainnya selama kehamilan. Untuk kebanyakan wanita, puting payudara menjadi lebih gelap selama hamil.

Juga ibu hamil cenderung memiliki tambalan kulit yang lebih gelap biasanya ditemukan di atas pipi, dahi, hidung dan juga bibir bagian atas.

  • Pembengkakan

Banyak wanita mengalami pembengkakan di bagian wajah, tangan dan angkel pada beberapa poin dalam kehamilan mereka.

Karena waktu persalinan semakin mendekat, pembengkakan tersebut lebih terlihat.

  • Frekuensi buang air kecil

Masalah pada kontrol kandung kemih sementara memang sering terjadi pada kehamilan.

Bayi Anda yang belum lahir akan mendorong kandung kemih, uretra dan otot dasar panggul.

Tekanan ini dapat memicu meningkatnya frekuensi buang air kecil serta urin yang keluar ketika bersin, batuk ataupun tertawa.

  • Varises

Selama kehamilan, volume darah meningkat tajam. hal ini dapat menyebabkan pembuluh darah menjadi melebar.

Serta tekanan pada pembuluh darah besar dibalik uterus dapat menyebabkan darah mengalir dalam perjalanannya menuju jantung.

Untuk alasan ini, varises pada kaki dan anus (wasir) adalah kondisi yang paling umum selama kehamilan.

Varises terlihat seperti pembengkakan pembuluh darah yang muncul diatas permukaan kulit. Varises ini juga bisa akan terlihat menonjol dengan warna ungu atau biru gelap.

Kondisi ini paling sering ditemukan pada punggung betis atau di bagian dalam kaki.

Apabila mengalami sejumlah kondisi diatas sebaiknya konsultasikan ke dokter kandungan, pengobatan seperti apa yang dibutuhkan. Supaya pengobatan tidak berpengaruh pada ibu dan janin.

Sumber

    https://www.medicinenet.com/pregnancy/article.htm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *