Anjuran dan Pantangan Makanan Penderita Keloid

Hello friend … I’m very, very excited because all of you are always loyal to Mujahadah.NET to read the real and the interesting health information.

Oleh karena itu, untuk membuat kalian merasa lebih nyaman.. Kali ini kami ingin menyuguhkan informasi yang kalian harapkan yaitu perihal “Anjuran dan Pantangan Makanan Penderita Keloid

Jadi jangan kemana-mana dulu ya.. Keep reading this article until finish, ok teman.. 😉

Anjuran dan Pantangan Makanan Penderita Keloid

Apa itu keloid ?

Keloid adalah sejenis bekas luka yang terangkat. Tak seperti bekas luka lainnya, bekas luka jenis keloid ini umumnya akan tumbuh jauh lebih besar dari lukanya sendiri.

Pada dasarnya, tidak semua orang yang memiliki bekas luka akan mengembangkan keloid. Namun beberapa jenis kulit dan luka yang rawan, tentu saja akan lebih mudah untuk mengembangkan bekas luka keloid.

Termasuk luka bakar dan luka jerawat yang cukup parah. Sementara, beberapa orang juga bisa mendapatkan keloid ketika mereka menindik dan membuat tato pada kulit mereka.

Terkadang bekas luka operasi juga kerap kali mengembangkan keloid. Hingga tak jarang, pengembangan bentuk keloid sangat mirip dengan cacar air.

Bahkan dalam kasus yang sangat jarang terjadi, keloid juga dapat terbentuk ketika seseorang tidak melukai kulit mereka. Dan inilah yang disebut dengan “keloid spontan”.

Tahukah Anda ?

Umumnya, keloid adalah suatu kondisi yang membutuhkan waktu untuk muncul. Seperti setelah cidera, maka keloid membutuhkan waktu hingga berbulan-bulan sebelum ia muncul.

Namun meskipun demikian, terkadang bekas luka yang terangkat tersebut juga dapat muncul dalam waktu yang jauh lebih singkat.

Setelah keloid muncul, maka secara bertahap ia akan mulai membesar selama berbulan-bulan atau bahkan hingga bertahun-tahun. Meskipun demikian, keloid bukanlah suatu kondisi yang dapat mengembangkan penyakit kanker.


Saat bekas luka ini tumbuh, maka ia mungkin akan memicu rasa sakit berikut rasa gatal.

Sementara itu, keloid yang tumbuh menutupi area persendian secara meluas dapat menurunkan kemampuan seseorang untuk memindahkan bagian tubuhnya.

Kabar baiknya adalah ternyata perawatan akan membantu meminimalisir gejala keloid termasuk rasa sakit dan rasa gatal.

Nah, salah satu perawatan untuk keloid tersebut ternyata bisa Anda temukan dengan mengelola makanan yang harus Anda konsumsi dan harus Anda jauhi selama Anda dalam masa perawatan.

Lantas apa saja makanan untuk penderita keloid tersebut ?? Baiklah, yuk kita ikuti uraian artikel yang selanjutnya teman.. 😉

Anjuran Makanan Penderita Keloid

Faktanya, nutrisi memainkan peranan yang sangat penting dalam membantu mencegah terbentuknya jaringan parut pada bekas luka.

Beberapa jenis makanan tertentu akan membawa nutrisi yang dapat membantu mengoptimalkan penyembuhan luka serta memperkuat jaringan sel kulit Anda.

Sementara beberapa nutrisi lainnya akan membantu memperbaiki dan meregenerasi kulit Anda serta membantu mencegah terbentuknya jaringan parut.

Adapun beberapa jenis makanan yang dapat membantu mempercepat penyembuhan luka dan mencegah terjadinya pembentukan keloid, diantaranya ialah termasuk :

  1. Protein

Anjuran Makanan Penderita Keloid

Kandungan protein yang tinggi pada makanan sejatinya akan membantu Anda untuk lebih cepat sembuh dari luka serta dapat membantu memperbaiki jaringan kulit terluka tanpa menyebabkan keloid.

Pasalnya, protein adalah sejenis nutrisi yang dapat dipecah menjadi asam amino yang sangat penting untuk membantu memperbaiki luka dengan meningkatkan pembentukan kolagen didalam kulit.

  1. Vitamin B

Anjuran Makanan Penderita Keloid

Berbagai jenis makanan yang mengandung vitamin B tinggi termasuk tomat, melon, almond, alpukat, biji bunga matahari, kedelai, biji wijen, jamur, ubi jalar dan kacang polong.

Telah dipercaya akan membantu mempercepat penyembuhan luka serta meningkatkan sintesis protein, sehingga memungkinkan Anda untuk memperbaiki sel yang rusak.

  1. Vitamin C

Anjuran Makanan Penderita Keloid

Makanan yang mengandung vitamin C termasuk jeruk dan jambu biji adalah salah satu bentuk dari antioksidan yang sangat penting untuk membantu menyembuhkan luka serta membantu meningkatkan produksi kolagen di dalam kulit.

  1. Vitamin A

Sama halnya dengan vitamin C, vitamin A juga merupakan salah satu bentuk dari antioksidan yang sangat penting untuk membantu merawat kulit yang terluka.

Vitamin A sendiri akan membantu merespon peradangan dan membantu mencegah adanya infeksi pada jaringan luka.

Tak hanya itu saja, namun vitamin A juga sangat penting untuk membantu merangsang pertumbuhan pembuluh darah baru serta pembentukan kolagen pada jaringan kulit.

  1. Seng

Salah satu mineral terpenting yang harus Anda konsumsi untuk membantu mencegah terbentuknya bekas luka terangkat (keloid) ialah seng.

Karena pada dasarnya seng adalah sejenis sistesis protein yang dapat membantu mengembangkan kolagen.

Seng juga dipercaya memiliki kemampuan untuk membantu mempersingkat waktu penyembuhan luka serta membantu mengurangi kekuatan luka.

beberapa jenis makanan kaya akan kandungan seng diantaranya termasuk ikan, unggas, tahu, kacang, telur, biji-bijian, gandum, dan daging.

Pantangan Makanan Penderita Keloid

Pada dasarnya, beberapa nutrisi yang salah pada makanan juga dapat mengganggu proses penyembuhan luka.

Sehingga waktu yang dibutuhkan untuk menyembuhkan luka akan jauh lebih panjang dan pembentukan bekas luka terangkat (keloid) juga lebih memungkinkan.

Adapun beberapa makanan yang bisa menghambat proses penyembuhan dan memicu pembentukan keloid diantaranya ialah termasuk :

  1. Gula

Gula dan kesehatan kulit sejatinya bukan merupakan kombinasi yang baik. Karena apa ? Karena ternyata gula memiliki dampak yang buruk untuk kulit dengan menurunkan kualitas kolagen dan elastin kulit.

Sementara, kolagen dan elastin merupakan jaringan berserat sebagai kata kunci untuk membantu mengoptimalkan proses penyembuhan luka serta membantu menjaga kesehatan dan kecantikan kulit secara alami.

  1. Makanan Kaya Nitrat

Menjaga kesehatan pembuluh darah untuk mendistribusikan darah kaya oksigen pada bekas luka agar lebih menunjang upaya penyembuhan adalah satu hal yang sangat penting.

Sedangkan kelebihan nitrat di dalam tubuh dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah dan jelas akan mengganggu proses penyembuhan luka.

  1. Alkohol

Alkohol secara langsung akan mempengaruhi penyerapan nutrisi pada makanan yang sebenarnya sangat diperlukan oleh tubuh untuk membantu memperbaiki jaringan kulit yang rusak.

  1. Kafein

Meskipun kafein juga dikenal karena kandungan antioksidannya yang sangat kuat, namun sangat disayangkan karena ia memiliki pengaruh yang sangat besar dalam menghambat proses penyembuhan luka.

Selain itu, asupan kafein yang terlalu berlebihan juga dapat mengganggu proses penyerapan nutrisi, mengganggu integritas serta membuat tubuh menjadi lebih mudah dehidrasi.

Tak hanya itu saja, namun berbagai jenis makanan atau minuman yang mengandung kafein tinggi seperti kopi dapat membatasi jumlah pasokan nutrisi dan oksigen pada jaringan kulit yang luka.

Nah, itulah beberapa jenis Anjuran dan Pantangan Makanan untuk Anda yang memiliki keloid. Semoga bermanfaat dan semoga lekas sembuh.. 😉

Anjuran dan Pantangan Makanan Penderita Keloid

Sumber

    https://www.aad.org/public/diseases/bumps-and-growths/keloids

    https://www.cosmosclinic.com.au/blog/4-foods-need-avoid-prevent-scarring-surgery/

    https://www.welcomecure.com/diseases/keloid/diet-and-nutrition

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *