Manfaat Buah Coklat untuk Kesehatan

Anda penggemar coklat? Tahukah Anda manfaat yang dimilikinya untuk kesehatan?

Apakah Anda sedang mencari tahu apa saja manfaat buah coklat? Jika iya, maka Anda dapat menyimak uraiannya pada kesempatan kali ini.

Manfaat Buah Coklat untuk Kesehatan

Manfaat Buah Coklat untuk Kesehatan

Buah coklat memiliki nama ilmiah Theobroma cacao yang berarti “Dewanya makanan”. Tanaman ini berasal dari Amerika tengah dan selatan, Afrika dan Indonesia yang dapat tumbuh pada ketinggian 600 m di atas permukaan laut.

Tanaman coklat sangat cocok hidup di iklim hangat dengan suhu yang konsisten antara 25-27°C (77-81°F). Pohon tersebut tidak akan tahan di kondisi yang sangat kering atau basah. Pohon ini membutuhkan curah hujan antara 1250 hingga 2500 mm per tahunnya.

Pohonnya dapat tumbuh dengan mencapai ketinggian 12-15 m di alam liar. Tetapi untuk memudahkan para petani ketika memanennya, biasanya pohon tersebut hanya dibiarkan tumbuh tidak lebih dari 4-8 m.

Pohon coklat berbunga dan berbuah sepanjang tahun yang berarti pohon ini memiliki bunga dan buah pada pohon dalam waktu yang sama.

Didalam buahnya terdapat semcam biji yang memiliki bentuk, tekstur dan ukuran yang bervariasi dan panjangnya berkisar antara 15 cm sampai lebih dari 35 cm.

Buah yang matang biasanya mengandung 20 sampai 75 biji coklat. Dan masing masing biji panjangnya berkisar 1 sampai 3 cm tertutup pupa putih.

Biji coklat mengadung banyak sekali nutrisi terutama 50% lemak dan 25% karbohidrat. Selain itu buah coklat juga mengandung protein, theobromine, niacin, mineral (termasuk kalsium, zat besi, kalium, magnesium, sodium dan fosfor) dan vitamin A, B1, B2 dan B6.

Sejarah Buah Coklat

Sejarawan percaya Omlec adalah yang pertama menemukan bahwa buah coklat dengan mengobservasi tikus yang mana hewan pengerat tersebut memakannya dengan sangat rakus. Setelah itu ia segeara sadar bahwa pohon tersebut menghasilkan buah dengan rasa yang luar biasa.

Omlec (1500-600 SM) hampir bisa dipastikan bahwa ia adalah manusia pertama yang mengonsumsi coklat, yang awalnya dikonsumsi dalam bentuk minuman.

Mereka menghancurkan buah coklat, mencampurnya dengan air, ditambahkan rempah-rempah, cabai dan bahan herbal (teori Coe). Sejak saat itu mereka mulai membudidayakan buah ini kawasan khatulistiwa Meksiko.

Manfaat penting yang dimiliki buah ini tidak diketahui sampai Hernando Cortez meminumnya degan Kaisar Aztec Montezuma, dan membawanya ke istana Spanyol pada tahun 1528.

Setelah perang menang melawan suku asli dan jatuhnya peradaban Aztec, Cortez mengintensifkan budidaya buah coklat di New Spanyol dengan tujuan mengembangkan perdangan yang akan menguntungkan Eropa.

Orang-orang di Istana Spanyol mengonsumsi buah coklat dengan cara menyesuaikan selera masing-masing. Ada yang ditambahkan bersama gula tebu, vanili, kayu manis dan lada.

Awalnya Spanyol hanya memesan buah coklat untuk menggunakannya secara eksklusif dan menjaga buah ini untuk tidak diketahui seluruh dunia.

Mereka sangat sukses ketika merahasaiakan buah ini yang ketika grup bajak laut Inggris melihat kapal layar Spanyol, tanpa menyadari banyaknya kargo yang berisikan buah coklat dan mereka pun membakarnya.

Pada tahun 1585, cargo pertama buah coklat sampai di Semenajung Iberia dari New Spanyol, meluncurkan perdagangan coklat dan membangun toko coklat pertama.

Dengan demikian kondisi ini mengantarkan era baru terhadap permintaan coklat yang berkembang dan menyebar ke seluruh dunia hingga saat ini.

Jenis dan varietas Buah Coklat

  • Criollo

Pohon criollo adalah pohon yang berasal dari Amerika Tengah dan Selatan serta Pulau Karbia dan Sri Lanka. Hanya ada 5% jenis criollo yang diproduksi di dunia.

Criollo adalah jenis coklat yang sangat sulit untuk ditanam, karena tumbuhan ini sangat rentan terhadap berbagai ancaman lingkungan.

Bijinya berwarna pink pucat dan dianggap sebagai “prince of cocoas”. Criollo dijuluki sebagai bahan pembuatan coklat terbaik.

  • Forastero

Buah coklat yang paling umum ditanam adalah Forastero. Sepertinya buah ini diperkirakan berasal dari Amazon.

Sekarang, Forastero utamanya tumbuh di Afrika, Equador dan Brazil dan 80% suplai coklat di dunia berasal dari jenis coklat ini.

Apa yang membuat jenis ini begitu populer adalah karena buah ini tidak terlalu rentan terhadap serangan penyakit.Jenis ini juga menghasilkan buah yang lebih tinggi daripada varietas criollo.

Coklat forastero memiliki biji berwarna ungu dan terasa pahit. Ada banyak subspesies dari forastero seperti Amelonado, Cundeamor dan Calabacio. Coklat Amelonado adalah tanaman yang paling ekstensif dari semua tanaman coklat.

Nama forastero didapat dari Spanyol negara tersebut adalah yang pertama kali mengimpor coklat criollo secara eksklusif dari Venezuela.

Mereka menganggap criollo sebagai varietas asli coklat, dibandingkan dengan varietas “asing” Forastero dari wilayah Amazon.

  • Trinitario

Trinitario adalah kelas hibrida biologi yang dihasilkan dari persilangan polinasi. Legenda menceritakan bahwa buah ini pertama kali muncul di Pulau Trinidad, setelah badai yang hampir menghancurkan seluruh tanaman criollo lokal pada 1727.

Dengan asumsi bahwa semua pohon sudah mati, perkebunan tersebut ditanam kembali dengan jenis forastero, akan tetapi tak disangka bahwa ada hibrida lain yang muncul secara spontan.

Trinitario adalah kombinasi dari dua varietas utama terbaik: sifat tahan banting dari forastero dan rasa lembutnya berasal dri criollo.

Memiliki rasa coklat yang menjol dan bervariasi dalam hal karakteristik biji karena buah ini merupalan tanaman kombinasi dari dua tanaman yang sangat kontras. Buah ini dapt ditemukan di Meksiko, Pulau Karibia, Colombia, Venezuela dan sejumlah bagian di Asia Tenggara.

Manfaat Buah Coklat untuk Kesehatan

  1. Mengatasi kelelahan

Jika Anda merasa sangat lelah walaupun telah mendapatkan istirahat malam yang cukup, ada kemungkinan bahwa tubuh Anda memiliki kadar magnesium yang rendah.

Berkat buah coklat yang sangat lezat dan kaya sumber dari magnesium ini, secara signifikan mampu meningkatkan energi.

  1. Meningkatkan suasana hati dan menyeimbangkan Mood Swings

Coklat mengandung anandamide, yang mengikat reseptor cannabinoid di otak yang menciptakan perasaan lega dan bahagia.

Mengonsumsi coklat tidak hanya akan meningkatkan kesehatan Anda tetapi juga akan mengatasi perubahan mood dengan meningkatkan kadar serotonin dalam otak. Sehingga ketika Anda merasa sedih atau emosi sedang tidak karuan, cobalah untuk mengonsumsi buah coklat.

  1. Memberikan kilauan pada kulit

Coklat memang memiliki kemampuan luar biasa untuk kulit menyehatkan kulit karena mengandung flavonoid yang berfungsi untuk meningkatkan aliran darah ke permukaan kulit.

Peningkatan aliran darah ini akan mendukung regenrasi sel yang sangat penting untuk kulit yang berkilau.

Menggunakan buah coklat sebagai masker sekaligus mengonsumsinya sebagai camilan dapat membuat kulit Anda tampak bersinar secara maksimal.

  1. Mencegah penuaan dini

Buah coklat yang dikonsumsi tanpa pengolahan tidak hanya baik untuk kualitas kulit, tetapi juga dapat mencegah penuaan dini.

Ini dikarenakan antioksidan dalam buah coklat yang melindungi sel dari kerusakan dan membantu kulit terasa sehat dan terlihat muda untuk waktu yang lama.

  1. Melawan kerusakan gigi

Peneliti telah melakukan tes yang menunjukan komponen dalam buah coklat bernama theobromine yang mungkin lebih efektif dari pada flouride dalam mencegah gigi berlubang dan melindungi gigi dari kerusakan.

Hal ini karena senyawa tersebut memiliki agen antibakterial. Agen tersebut berkemampuan memerangi plak, sekaligus juga bekerja untuk memperkuat enamel gigi dan  mengurangi kemungkinan kerusakan gigi.

  1. Meningkatkan sistem pencernaan

Karena kaya akan serat dan magnesium, mengonsumsi buah coklat secara rutin akan mencegah sembelit dan secara keseluruhan meningkatkan kesehatan pencernaan Anda.

  1. Meredakan batuk

Studi dari UK baru-baru ini yang ditunjukan oleh British Lung Foundation menemukan bahwa theobromine ditemukan dalam biji coklat sangat efektif dalam mengobati batuk yang berlangsung dalam waktu yang lama.

Hal ini telah dihipotesiskan bahwa theobromine bekerja pada syaraf vagus merupakan syaraf yang bertanggung jawab untuk batuk dan dapat bekerja lebih baik daripada codeine.

  1. Meningkatkan fungsi kognitif

Ketika mengonsumsi coklat, flavanol akan terserap dalam aliran darah dan terakumulasi dalam hippocampus, merupakana area yang bertanggung jawab untuk daya ingat dan proses belajar.

Flavanol ini kemudian berfungsi membentuk neuron baru, sekaligus meningkatkan fungsinya dan melindungi dari kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas sehingga mampu meningkatkan kemampuan klognitif.

  1. Mengurangi resiko penyakit kardiovaskular

Kadar kolesterol tinggi secara signifikan dapat meningkatkan peluang penyakit jantung, tetapi berkat buah coklat, mampu menurunkan LDL atau kolesterol jahat adan meningkatkan HDL yang merupakan kolesterol baik.

Hal ini dikarenakan jumlah antiokisdan yang tinggi dalam buah coklat berfungsi melindungi lipoprotein dari oksidasi atau berekasi dengan radikal bebas.

  1. Sumber lemak sehat

Kebanyakan orang berpikir bahwa ketika menjalani diet untuk menurunkan berat badan kita harus sepenuhnya menjauhi lemak.

Namun faktanya bahwa diet juga tetap membutuhkan lemak terutama lemak sehat untuk merangsang reaksi kimia yang bertanggung jawab untuk imunitas, pertumbuhan dan kesehatan metabolisme.

Ketika mengonsumsinya secara alami terutama biji coklat yang belum diolah bisa menjadi sumber lemak sehat yang baik untuk mendukung kesehatan tubuh.

Manfaat Buah Coklat untuk Kesehatan

Sumber

    https://www.barry-callebaut.com/about-us/media/press-kit/history-chocolate/theobroma-cacao-food-gods#

    https://www.onegreenplanet.org/natural-health/10-health-benefits-consuming-raw-cacao/

    http://www.worldagroforestry.org/treesandmarkets/inaforesta/history.htm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *