Hati – Definisi, Fungsi, dan Penyakit Terkait

Hati - Definisi, Fungsi, dan Penyakit Terkait

Selamat datang di halaman resmi Mujahadah.NET, dimana situs kesehatan resmi ini menyediakan informasi mengenai dunia kesehatan LENGKAP dan AKURAT yang sayang jika Anda lewatkan.

Karena pada pembahasan kali ini kami akan membahas mengenai Hati – Definisi, Fungsi, dan Penyakit Terkait mulai dari Definisi, Fungsi, hingga Penyakit yang terkait pada organ tersebut. Selamat membaca:)

DEFINISI HATI

Hati (Hepar) merupakan kelenjar terbesar yang terdapat di dalam tubuh dengan berat sekitar 1300-1550 gram dan memiliki warna merah cokelat, dengan banyak pembuluh darah serta lunak.

Hati memiliki bentuk baji dengan permukaan dasar pada sisi kanannya dan puncak pada sisi kiri tubuhnya, dan terletak di kuadran asam abdomen (hipokondria kanan).

Permukaan atas hati berbatasan dengan diafragma dan batas bawahnya mengikuti arah pinggiran kosta kanan.

Hati terdiri dari:

  1. 2 lobus yaitu lobus kiri dan lobus kanan, dimana lobus kanan memiliki ukuran lebih besar daripada lobus kiri.
  2. Hati ditata oleh lobulus-lobulus kecil di dalam kolom.
  3. Vena sentralis, yang terletak di bagian tengah setiap lobulus.
  4. Lakuna yaitu suatu ruangan yang berfungsi untuk memisahkan antara satu lobulus dengan lobulus lainnya.

FUNGSI HATI

  1. Menawarkan racun

Fungsi utama dari organ hati yaitun untuk menawarkan racun yang masuk ke dalam tubuh. Dimana racun tersebut bisa berasal dari makanan, minuman, maupun obat-obatan.

  1. Metabolisme karbohidrat

Glukosa dan monosakarida lain seperti fruktosa serta galaktosa akan diubah menjadi glikogen. Glikogen merupakan karbohidrat yang terbentuk dari ratusan unit glukosa yang terikat secara bersamaan.

  1. Metabolisme protein

Beberapa kandungan asam amino akan diolah menjadi glukosa di dalam hati melalui proses glukoneogenesis.

Dimana kandungan asam amino yang tidak diperlukan oleh tubuh kemudian akan diubah menjadi urea dan asam urat yang dikeluarkan dari sel hati ke dalam darah untuk diekskresi oleh ginjal kemudian dibuang melalui urine.

  1. Metabolisme lemak

Pada saat lemak diperlukan oleh tubuh, maka lemak itu akan dibawa keluar dari tempat penyimpan lemak di dalam tubuh. Kemudian dipindahkan melalui darah menuju ke hati dan dipecah menjadi asam lemak serta gliserol.

  1. Sintesis kolesterol dan protein plasma

Hati bisa mensintesis kolesterol, steroid dan produk protein plasma seperti fibrinogen, protrombin, dan sebagian besar globulin.

  1. Penyimpanan berbagai zat

Hati merupakan tempat penyimpanan glikogen, lemak, vitamin A, B12, D, K, dan zat besi.

  1. Ruang untuk pembentukan serta pembongkaran sel darah merah

Dalam jangka waktu 6 bulan proses kehidupan janin, hati memproduksi sel darah merah, baru seteleh itu hati memproduksi sel darah merah tersebut secara bertahap dan dioper kembali oleh sumsum tulang.

  1. Menghasilkan zat yang melarutkan lemak

Hati menghasilkan sekitar 0.5 – 1 liter cairan empedu setiap hari nya. Dimana cairan empedu inilah yang akan melarutkan lemak yang ada di dalam usus.

PENYAKIT

  1. Hepatitis

Penyakit Hepatitis adalah jenis penyakit hati yang disebabkan oleh virus hepatitis yang dikelompokkan beradasarkan dengan jenis hepatitisnya.

Seperti: Hepatitis A, B, C, D, E dan G. Selain itu, penyakit hepatitis juga bisa disebabkan oleh infeksi yang terdapat pada organ hati, akibat konsumsi alkohol, penggunaan jenis obat-obatan, bahan kimia, dsb.

Baca juga : Makanan Terbaik dan Makanan Terburuk untuk Hepatitis

  1. Sirosis

Sirosis merupakan jenis penyakit hati dimana jaringan sehat yang terdapat pada hati berubah menjadi jaringan parut akibat rusaknya sel-sel organ hati.

Terbentuknya jaringan-jaringan parut tersebut bisa menghambat peredaran darah di dalam hati yang bisa berakibat rusaknya fungsi hati.

  1. Kanker Hati

Organ hati juga bisa ditumbuhi oleh sel kanker yang kemudian diberi nama kanker hati. Kanker hati bisa terjadi akibat berbagai faktor seperti: penimbunan lemak pada hati, konsumsi minuman alkohol dan virus hepatitis.

  1. Abses Hati

Jenis penyakit hati ini sedikit berbeda dari penyakit-penyakit hati sebelumnya. Abses hati timbul karena infeksi jamur, parasit atau bakteri yang menyebabkan terbentuknya nanah pada organ hati.

Penyebab penyakit ini beragam bisa akibat infeksi saluran empedu, usus buntu, saluran percernaan atau infeksi mulut yang tidak diobati.

  1. Hemochromatosis

Faktor yang menyebabkan penyakit pada hati tidak selalu bersifat eksternal akan tetapi juga bisa berupa kelainan atau bawaan.

Salah satunya adalah hemochromatosis yakni suatu gangguan genetik yang membuat tubuh menjadi menyerap zat besi secara berlebihan serta menimbunnya di berbagai organ tubuh lain seperti jantung, hati dan pankreas.

  1. Neonatal Hepatitis

Neonatal Hepatitis merupakan hepatitis yang menyerang bayi pada masa awal kelahiran.  Akan tetapi dalam beberapa kasus juga bisa terjadi sebelum kelahiran (masa kehamilan).

  1. Galaktosemia

Galaktosemia merupakan kelainan yang dimiliki oleh bayi dimana tubuh tidak bisa memecah galaktosa yang terdapat di dalam susu yang berakibat tertimbunnya galaktosa di dalam darah.

Kondisi ini bisa membahayakan organ tubuh lain seperti hati, jantung, otak dan ginjal.

  1. Reye’s Syndrome

Reye’s Syndrom  merupakan suatu bentuk kelainan yang biasa menyerang pada remaja dan anak-anak setelah mereka sembuh dari sakit yang di sebabkan oleh virus seperti flu dan cacar yang bisa menyebabkan pembengkakan hati dan otak.

  1. Tyrosinemia

Tyrosinemia suatu keadaan di mana tubuh tidak bisa secara sempurna memetabolisme asam amino tirosin (tyrosine).

Sehingga terjadi penumpukan jumlah produk samping yang berasal dari tirosin yang bisa mengganggu organ hati dan ginjal.

  1. Alagille’s Syndrome

Alagille’s Syndrome merupakan sautu kondisi dimana terjadi penyempitan pada saluran empedu.

Penyakit ini termasuk salah satu penyakit yang masih langka terjadi, dan merupakan penyakit genetik yang biasa menyerang fungsi hati, ginjal, jantung hingga paru paru.

Sumber

    https://www.softilmu.com/2015/01/pengertian-struktur-dan-fungsi-hati-adalah.html

    https://spesialishati.com/penyakit-pada-organ-hati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *