Kulit – Definisi, Fungsi, dan Penyakit Terkait

Hallo para Pengunjung Setia Mujahadah.Net apa kabar semuanya? Kami harap semoga kabar kalian semua baik-baik saja, dan tentunya semoga selalu ada dalam lindungan Alloh Swt.

Nah, setelah kemarin kami membahas mengenai organ tubuh Otot, hari ini kami akan membahas organ tubuh selanjutnya yaitu Kulit – Definisi, Fungsi, dan Penyakit Terkait.

Bagi Anda semua yang penasaran dengan isi artikel ini, yu langsung saja simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Dan jangan lupa budayakan untuk klik tombol Share diatas setelah selesai membaca. 😉

Kulit - Definisi, Fungsi, dan Penyakit Terkait

DEFINISI KULIT

Kulit merupakan suatu organ tubuh yang sangat kompleks. Dimana organ ini berisi ribuan pori-pori kecil serta folikel rambut di dalam nya.

Kulit sendiri dipecah menjadi 3 lapisan yang berbeda yaitu: lapisan atas (epidermis), dermis, dan lapisan subkutan.

Dimana masing-masing lapisan tersebut melakukan peran penting di dalam menjaga tubuh agar tetap sehat.

FUNGSI KULIT

Kulit melakukan 6 fungsi utama di dalam tubuh yang meliputi:

  • Perlindungan

Kulit memiliki fungsi sebagai garis pertahanan pertama dalam melawan racun, radiasi, serta polutan berbahaya.

Kulit ini mengandung sel yang menyediakan fungsi kekebalan untuk membantu melindungi tubuh terhadap infeksi.

Selain itu, kulit juga mempunyai kemampuan untuk mengidentifikasi serta menghancurkan zat asing yang berpotensi bisa membahayakan tubuh.

  • Penyerapan

Ribuan pori-pori yang terdapat di permukaan kulit bisa menyerap vitamin, asam, air juga oksigen untuk membantu memberikan kelembapan serta nutrisi bagi kulit.

  • Pengeluaran

Kulit merupakan sistem pembuangan limbah terbesar di dunia. Dimana racun tersebut dilepaskan melalui kelenjar keringat dan pori-pori.

  • Ekresi

Kulit juga berfungsi untuk mengeluarkan lemak dan keringat yang mengandung air, garam ,urea serta ion-ion seperti NA.

  • Peraturan

Kulit mengatur suhu tubuh dengan cara berkeringat pada saat air dari keringat pada kulit menguap, melepaskan panas dan mendinginkan tubuh.

Suhu tubuh akan meningkat, menggigil atau merinding saat tubuh dingin. Kontraksi otot kemudian melepaskan energi yang akan menghangatkan tubuh.

  • Sensasi

Kulit mengandung jutaan ujung saraf yang mengangkut rangsangan. Dimana ujung saraf ini memungkinkan manusia untuk mendeteksi sensasi seperti panas, dingin, rasa sakit dan tekanan.

PENYAKIT

Jenis penyakit kulit terbagi menjadi 2 yaitu penyakit kulit yang disebabkan oleh faktor lingkungan (Eksternal) dan penyakit kulit yang disebabkan oleh faktor dalam tubuh (Internal).

Penyakit Kulit yang disebabkan oleh Faktor Lingkungan (Eksternal)

Berikut merupakan beberapa masalah penyakit kulit yang disebabkan oleh faktor lingkungan (eksternal) antara lain:

  1. Jerawat

Adalah suatu kondisi umum yang biasa dialami oleh semua orang, terutama ketika seseorang melewati masa pubertas.

Penyakit ini merupakan suatu kondisi dimana terjadinya penumpukan kotoran ataupun sisa-sisa kulit mati yang terdapat pada pori-pori.

Sehingga minyak hasil dari kelenjar kulit menjadi tersumbat di dalamnya dan menimbulkan terjadinya jerawat.

Terjadinya penyakit ini melibatkan fungsi kelenjar minyak pada kulit dan hormon testosteron.

  1. Dermatitis kontak

Penyakit ini sama hal nya dengan penyakit kulit eksim yang merupakan suatu kondisi terjadi peradangan pada kulit.

Peradangan tersebut disebabkan akibat kontak dengan iritan maupun alergen yang terdapat pada lingkungan.

Iritan adalah sejenis larutan seperti detergen yang bisa menghilangkan minyak alami yang terdapat pada kulit karena seringnya berpaparan langsung dengan benda tersebut.

Sementara alergen merupakan suatu benda khusus yang mengakibatkan sistem kekebalan tubuh manusia menunjukan reaksi khususnya ketika bersentuhan dengan alergen tersebut.

  1. Karsinoma sel basal atau BCC ( Basal Cell Carcinoma)

Karsinoma sel basal atau BCC ( Basal Cell Carcinoma) merupakan salah satu jenis kanker pada kulit non-melanoma. Penyebab utama penyakit ini akibat adanya paparan sinar UV yang terlalu lama.

Penyakit ini bisa terjadi pada seluruh organ tubuh manusia. Akan tetapi yang lebih rentan terkena penyakit ini tentu bagian kulit yang sering terpapar oleh sinar matahari.

Selain itu, BCC juga lebih rentan dialami oleh pria dan orang dengan kulit putih memiliki risiko lebih besar untuk terkena penyakit ini. BCC bukan suatu penyakit keturunan (genetik).

  1. Herpes simpleks

Herpes simpleks adalah suatu infeksi pada kulit  yang timbul akibat virus herpes simpleks.

Penyakit herpes ini memiliki gejala awal seperti: kemerahan pada kulit, kadang penderita juga merasa demam, serta timbul luka lepuh yang terdapat pada kulit.

Penyakit Kulit yang disebabkan Faktor Dalam Tubuh (Internal)

Berikut merupakan beberapa masalah penyakit kulit yang disebabkan oleh faktor dalam tubuh (internal) antara lain:

  1. Atopik eksim

Adalah salah satu peradangan yang terjadi pada kulit. Penyakit ini bisa dialami oleh semua orang baik pria maupun wanita, dan bisa dimulai pada usia 1 bulan kelahiran.

Pada penderita atopik eksim fungsi kulit di dalam melindungi tubuh tidak berjalan dengan baik. Penyebab dari penyakit ini memang belum diketahui secara pasti.

Akan tetapi, dalam beberapa tahun kondisi penyakit ini bisa membaik, dan kemungkinan masih ada waktu untuk kambuh di tahun-tahun selanjutnya.

  1. Alopesia areata

Adalah istilah umum yang menunjukkan suatu peristiwa kerontokan parah yang terjadi pada rambut. Kerontokan tersebut biasanya hanya terjadi pada bagian rambut kepala saja.

Akan tetapi pada beberapa kasus juga ada yang mempengaruhi pada rambut alis, bulu mata, serta rambut yang ada di bagian tubuh lain.

  1. Gunther (porphyria erythropoietic congenital)

Adalah sekumpulan dari penyakit yang terjadi karena produksi abnormal porforin. Dimana porforin ini membentuk hemoglobin sehingga fungsi dari proforin ini sangat penting untuk tubuh.

Fungsi dari hemoglobin sendiri yaitu untuk mengikat oksigen yang terdapat di dalam darah dengan cara mengikatnya menjadi oksihemoglobin.

Jika pembentukan hemoglobin tersebut terganggu maka fungsi dari sel darah merah sebagai alat peredaran darah manusia pun menjadi terganggu.

  1. Hiperhidrosis

Penyakit ini menunjukkan kondisi produksi keringat yang berlebihan. Setiap aktivitas tidak sadar yang dilakukan tubuh dikontrol langsung oleh sistem saraf autonomik.

Dimana sistem tersebut dibagi menjadi 2 yaitu simpatik dan parasimpatik. Pengeluaran keringat termasuk ke dalam fungsi simpatik.

Hiperhidrosis bisa disebabkan oleh beberapa faktor seperti: menopause, diabetes atau kerja berlebih dari kelenjar tiroid.

Penyakit ini termasuk penyakit yang cukup langka terjadi dan termasuk ke dalam penyakit keturunan (genetik).

Kulit - Definisi, Fungsi, dan Penyakit Terkait

Sumber

    http://scottsdaleskinrejuvenation.com/6-functions-of-the-skin/

    https://dosenbiologi.com/manusia/jenis-jenis-penyakit-kulit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *