Tulang – Definisi, Fungsi, dan Penyakit Terkait

Selamat datang dan terima kasih Anda sudah bersedia meluangkan waktu untuk berkunjung ke halaman situs resmi kami yang merupakan situs dengan berbagai informasi kesehatan.

Pada kesempatan kali ini tim Mujahadah.Net akan memberikan informasi mengenai Tulang – Definisi, Fungsi, dan Penyakit Terkait.

Bagi Anda yang penasaran dan ingin tau mengenai organ Tulang, silahkan baca artikel ini sampai selesai. Dan bagi Anda yang mau berbagi artikel ini ke Sosmed, kami persilahkan dengan senang hati.

Tulang - Definisi, Fungsi, dan Penyakit Terkait

DEFINISI DAN FUNGSI

Tulang memiliki peran lebih dari sekedar perancah yang bertugas untuk menyatukan tubuh. Tulang memiliki berbagai bentuk dan ukuran serta banyak peran.

Tulang mempunyai banyak fungsi. Dimana diantaranya ada yang bertugas untuk mendukung tubuh secara struktural, melindungi organ vital, serta memungkinkan manusia untuk bisa bergerak.

Selain itu, mereka juga menyediakan lingkungan bagi sumsum tulang. Di mana tempat itu berfungsi untuk pembuatan sel-sel darah, dan tulang-tulang yang bertindak sebagai tempat untuk penyimpanan mineral, terutama kalsium.

Saat lahir, manusia memiliki sekitar 270 tulang lunak. Ketika mereka tumbuh, sebagian tulang dari mereka akan kering. Begitu manusia mencapai dewasa, mereka menjadi memiliki 206 tulang.

Tulang terbesar di tubuh manusia adalah tulang paha dan yang terkecil adalah lubang di telinga tengah, yang hanya memiliki panjang 3 milimeter (mm).

Tulang sebagian besar terbuat dari protein kolagen, yang membentuk kerangka lembut. Mineral kalsium fosfat membuat keras kerangka ini, dan memberinya kekuatan.

Lebih dari 99 persen kalsium tubuh kita disimpan di tulang dan gigi kita. Tulang memiliki struktur internal yang mirip dengan sarang lebah, yang membuatnya kaku namun relatif ringan.

STRUKTUR TULANG

Tulang terdiri dari 2 jenis jaringan, yaitu:

  1. Compact (kortikal) tulang, merupakan lapisan luar yang memiliki tekstur keras, padat, kuat, dan tahan lama. Jaringan ini membuat sekitar 80 persen massa pada tulang dewasa.
  2. Cancellous (trabecular atau spongy) bone, jaringan ini terdiri dari jaringan trabekula atau struktur batang. Jaringan ini memiliki tekstur lebih ringan, kurang padat, dan lebih fleksibel dibandingkan tulang padat.

PENYAKIT

  1. Osteoporosis

Penyakit Osteoporosis disebabkan oleh tulang yang kekurangan kalsium. Sehingga tulang akan mudah patah dan menyebabkan tulang rapuh akibat kondisi kekuatan tulang yang menurun.

  1. Osteomalacia

Penyakit Osteomalcia disebabkan akibat kurang memperhatikan kesehatan tubuh terutama kurang memperhatikan asupan vitamin D.

Selain itu, penyakit ini juga bisa disebabkan akibat sistem metabolisme dalam tubuh menurun.

Dimana penyakit ini akan menyebabkan tulang menjadi mudah kropos dan patah sama hal nya dengan osteoporosis.

  1. Rickets

Pada saat Anda memiliki momongan atau anak-anak dalam masa pertumbuhan, biasanya penyakit Rickets ini mulai tumbuh.

Terlebih lagi pada saat bermain-main di bawah terik matahari yang mana radiasi dari matahari bisa mengakibatkan terjadinya penyakit ini.

Selain itu, penyakit rickets juga bisa disebabkan oleh penumpukan kalsium yang ada di dalam tulang.

  1. Ankilosis

Penyakit Ankilosis ini biasa menyerang pada bagian tulang persendian. Dimana ujung-ujung diantara tulang menjadi terasa kaku sehingga sendi tidak dapat di gerakkan.

  1. Kiposis

Penyakit kiposis ini biasa di alami oleh orang-orang yang memiliki aktifitas sering membungkukkan badan.

Dimana dalam arti penyakit ini menyerang pada bagian tulang belakang. Sehingga tulang belakang itu akan melengkung ke depan dan badan akan terlihat bengkok.

  1. Kaki Bengkok

Penyakit Kaki bengkok biasa ini terjadi akibat adanya gangguan ketika masa pertumbuhan tulang yang terdapat pada pusat atau juga bisa akibat tulang rapuh.

Penyakit ini dapat menyerang pada siapa saja baik anak-anak maupun orang dewasa.

  1. Hidroxiapatite

Jika Anda kurang berolah raga biasanya akan menumpuk sejenis kalsium di dalam tubuh seperti kalsium piroposat. Dimana kalsium piroposat tersebut bisa menyebabkan penyakit Hidroxiapatite.

  1. Sarcoidosis

Penyakit Sarcoidosis merupakan sebuah penyakit peradangan yang biasa di tandai oleh terbentuknya granuloma di dalam kelenjar getah bening, paru paru, hati dan mata.

  1. Systemic Lupus Erythematosus (SLE)

Penyakit Lupus merupakan nama lain dari penyakit autoimun dimana fungsinya akan menjadi terbalik.

Jika semula bisa melindungi tubuh tetapi penyakit ini malah bisa menghancurkan tubuh, dan dimana secara otomatis akan melawan dirinya sendiri.

Penyakit lupus memiliki ciri atau tanda yaitu timbulnya rasa ngilu yang luar biasa pada bagian tulang.

Baca Juga : Makanan Sehat dan Pantangan Makanan untuk Penderita Lupus

  1. Rakitis

Penyakit Rakitis ini merupakan salah satu penyakit yang perlu di perhatikan. Anda perlu selalu menjaga asupan pola makan sehari-hari.

Dan jangan sampai Anda tidak mengkonsumsi sayuran maupun buah-buahan yang mengandung vitamin D di dalam nya.

Sebab hal tersebut bisa menyebabkan tulang menjadi mudah bengkok yang biasa ditandai dengan bentuk huruf O atau X.

  1. Keseleo / Terkilir

Keseleo atau yang biasa disebut juga terkilir merupakan cedera yang terjadi pada bagian ligament.

Penyakit ini disebabkan akibat adanya peregangan berlebihan yang terdapat pada ligament akibat stress berat yang mendadak pada sendi.

  1. Skoliosis

Penyakit Skoliosis ini biasanya di alami oleh orang yang memiliki kebiasaan di waktu kecil sering melakukan aktifitas dengan menggunakan tulang belakang.

Sehingga kondisi tersebut bisa menyebabkan tulang melengkung ke kiri dan ke kanan. Dimana hal tersebut juga bisa menyebabkan terjadinya kebiasaan tulang yang mengikuti gerak.

Itulah sedikit pembahasan mengenai Tulang – Definisi, Fungsi, dan Penyakit Terkait, terimakasih telah berkunjung di situs kami dan sampai jumpa di artikel selanjutnya.

Tulang - Definisi, Fungsi, dan Penyakit Terkait

Sumber

    https://www.medicalnewstoday.com/articles/320444.php

    https://aliflammiim.blogspot.com/2016/03/12-macam-penyakit-tulang-dan-penyebabnya.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *